Angka 481 menunjukkan kadar gula darah pasien yang baru diketahui menderita diabetes mellitus.Setelah mendapatkan pengobatan menggunakan laser tenaga rendah(low p0wer laser) selama satu jam,dilakukan pemeriksaan ulang kadar gula darah dan hasilnya menunjukkan angka 137.Orang Jawa akan berkomentar:Opo tumon?Data ini diperoleh penulis pada tanggal 20-04-2008,hampir 4(empat )tahun lalu.(courtesy:House of Laser).
Tampilkan postingan dengan label low power laser. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label low power laser. Tampilkan semua postingan
Selasa, 13 Maret 2012
LASER MENURUNKAN GULA DARAH
Angka 481 menunjukkan kadar gula darah pasien yang baru diketahui menderita diabetes mellitus.Setelah mendapatkan pengobatan menggunakan laser tenaga rendah(low p0wer laser) selama satu jam,dilakukan pemeriksaan ulang kadar gula darah dan hasilnya menunjukkan angka 137.Orang Jawa akan berkomentar:Opo tumon?Data ini diperoleh penulis pada tanggal 20-04-2008,hampir 4(empat )tahun lalu.(courtesy:House of Laser).
Label:
diabetes mellitus,
gula darah,
low power laser
Selasa, 28 Juni 2011
MENGAPA MENGGUNAKAN LASER UNTUK LUKA KAKI DIABETIK?
Laser telah lebih dari setengah abad memberikan kontribusinya pada dunia kedokteran dan kesehatan.Perannya sudah tidak diragukan lagi,bahkan pada beberapa kondisi merupakan cara terpilih yang tidak ada duanya.Komplikasi penyakit metabolik yang ditandai oleh tingginya kadar gula darah tidak normal ditanggulangi dengan penggunaan laser.Salah satu komplikasi penyakit diabetes yaitu terjadinya luka kaki diabetik yang bisa mendorong tindakan amputasi kaki oleh dokter ahli bedah.Saat ini amputasi bisa dicegah dengan pengobatan menggunakan laser tenaga rendah (low power laser ).(foto:courtesy House of Laser,Jakarta,Indonesia).
Minggu, 07 Desember 2008
APLIKASI LASER DI BIDANG THT-KEPALA&LEHER

Laser adalah akronim dari Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation.
Dewasa ini laser telah menjadi bagian dari kegiatan kehidupan kita sehari-hari,termasuk dalam bidang kedokteran dan pelayanan kesehatan.
Pembicara menyampaikan presentasi aplikasi laser tenaga tinggi(high power/surgical laser) dan laser tenaga rendah(low power laser) khususnya dalam bidang Telinga Hidung dan Tenggorok-Kepala dan Leher.
Salah satu laser yang populer di bidang THT Kepala dan Leher ialah laser CO2 yang dipergunakan pada penanganan sinusitis,tumor kepala dan leher,problem snoring(mengorok) dan sebagainya.
Laser Nd:YAG dipergunakan untuk membantu reseksi atau ablasi tumor yang letaknya dalam karena laser dapat diaplikasikan melalui fiberscope dan dipergunakan juga pada prosedur penghancuran dan penyedotan lemak(laser lipolysis).
Laser KTP532 dipergunakan untuk lesi yang berwarna atau banyak mengandung pigmen seperti hemoglobin pada hemangioma.
Low power laser dapat membantu penderita dengan masalah tertentu di bidang THT-KL seperti rhinitis allergica,sinusitis,vertigo,nyeri kepala atau nyeri telinga misalnya apada penderita sindroma Ramsay-Hunt.
Kemajuan terakhir aplikasi bidang onkologi yaitu aplikasi laser tenaga rendah yang digabungkan dengan zat kimia/obat yang disebut photosensitizer untuk pengobatan kanker.
Dewasa ini aplikasi PDT(Photodynamic Therapy) berkembang pesat tidak hanya di bidang onkologi,namun juga bidang lain seperti penyakit infeksi dan kedokteran estetika sehingga berkembang disiplin baru yang disebut Photodynamic Medicine.
*Abstrak makalah disampaikan pada Simposium Aplikasi Laser Dalam Praktik Kedokteran,8 Desember 2008,
diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran UKRIDA bersama IKLASI , di Auditorium UKRIDA,Jakarta
Selasa, 08 Juli 2008
KECANDUAN KOMPUTER?

Penggunaan komputer dan telpon genggam tidak bisa dilepaskan dari gaya hidup masa kini dan masa depan.
Banyak sisi positif dari kemajuan teknologi informatika dan komunikasi,namun perlu juga kita waspadai sisi negatif yang mungkin terjadi.
Dari sisi kesehatan,penggunaan perangkat kerja komputer yang berlebihan bisa mengakibatkan gangguan pada permukaan badan seperti kulit,demikian pula pada jaringan lunak,otot,tendon,syaraf dan sendi kita.Dampaknya bisa mempengaruhi mata,telinga ,dan organ lain termasuk jari jari dan tangan kita yang harus menanggung beban kerja yang berlebihan dan berulang-ulang .Ditambah dengan posisi duduk yang tidak ergonomis bisa mempengaruhi kondisi mata,kepala,leher,lengan , bahu dan punggung kita .
Hasilnya timbul gejala-gejala seperti pegal,kesemutan,nyeri pada jari,tangan,lengan,bahu atau punggung.
Apabila tidak ada usaha menanggulangi dan mencegahnya maka akan mengurangi/ mempengaruhi kualitas kerja dan kualitas hidup kita.
Gejala-gejala yang terjadi secara umum dikelompokkan pada Repetitive Strain Injuries(RSI) yang pada saat ini sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang luas.
Sebagian kecil dari kasus-kasus memerlukan pertolongan pembedahan.
Pada kasus kasus lain pengobatan menggunakan obat NSAID(Non Steroid Anti- Inflammatory Drugs)
cukup menolong.
Untuk menghindari pembedahan dan efek samping penggunaan obat anti-inflamasi bisa dipertimbangkan penggunaan laser tenaga rendah(low power laser) yang cukup aman dan efektif.
Cara pengobatan laser tenaga rendah untuk sindroma terowongan Carpal ini telah diteliti di Departemen Rehabilitasi Medik FKUI/RSCM,Jakarta dengan hasil baik.(Dr.Hamidah Fadil dkk).
Federal Drugs Administration(FDA) telah memberikan lampu hijau pada aplikasi laser tenaga rendah untuk pengobatan sindroma terowongan carpal(Carpal Tunnel Syndrome) ini.
Langganan:
Postingan (Atom)
