Tampilkan postingan dengan label diabetes mellitus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diabetes mellitus. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Maret 2012

LASER MENURUNKAN GULA DARAH

Angka 481 menunjukkan kadar gula darah pasien yang baru diketahui menderita diabetes mellitus.Setelah mendapatkan pengobatan menggunakan laser tenaga rendah(low p0wer laser) selama satu jam,dilakukan pemeriksaan ulang kadar gula darah dan hasilnya menunjukkan angka 137.Orang Jawa akan berkomentar:Opo tumon?Data ini diperoleh penulis pada tanggal 20-04-2008,hampir 4(empat )tahun lalu.(courtesy:House of Laser).

Senin, 28 Januari 2008

NGOROK DAN DIABETES


Akhir-akhir ini gejala ngorok(mendengkur) banyak dibahas dan disosialisasikan di kalangan masyarakat luas.

Sejumlah rumahsakit baru di Jakarta dan bahkan didaerah diseluruh Indonesia ramai-ramai membuat pelayanan untuk penderita gejala ngorok.Sebutan Klinik Ngorok mungkin cukup pas,benarkah?

Label baru untuk masalah ini yaitu sleep medicine mewakili minat para ahli dipelbagai disiplin kedokteran seperti ahli syaraf,ahli THT,ahli penyakit dalam,ahli rehabilitasi medik,ahli bedah mulut,ahli paru dsb.nya.Perhimpunan seminat juga sudah ada.

Kaitan ngorok dengan diabetes juga telah diteliti.

Gambar ini menunjukkan kelompok Pengurus dan Anggota Persatuan Diabetes Mellitus RS PELNI berkumpul Cipayung baru-baru ini untuk mengikuti penyuluhan tentang ngorok,terutama untuk deteksi Obstructive Sleep Apnea(OSA).Silahkan cari siapa kira-kira pengidap OSA pada foto ini?

Sabtu, 26 Januari 2008

APAKAH ANDA PERLU TERAPI OZON ?












Gambar menunjukkan mesin penghasil ozon yang dipergunakan untuk terapi ozon










Gambar berikutnya menunjukkan pasien dikeluarkan darahnya untuk di tampung dalam kantung plastik










Gambar menunjukkan kantung plastik mulai terisi darah penderita










Kantung plastik yang berisi cairan pencegah pembekuan darah, terisi dengan darah penderita










Ozon diambil dari mesin menggunakan semprit (syringe)untuk dimasukkan kedalam kantung plastik berisi darah penderita sehingga terjadi campuran darah dengan ozon.










Darah penderita yang telah bercampur dengan ozon dimasukkan kembali kedalam tubuh penderita.(auto-transfusi)










Kontrol saturasi oksigen dalam darah penderita sebelum pemberian darah yang mengandung ozon.











Kontrol saturasi oksigen dalam darah penderita sesudah selesai auto-transfusi dengan darah yang telah mengandung ozon.

Minggu, 20 Januari 2008

LASER MENURUNKAN GULA DARAH


Prof.Leonardo Longo,kedua dari kiri(Laser Florence,Researcher Laser in Diabetes mellitus)




Kabar baik buat para pengidap diabetes mellitus.Laser bisa menurunkan gula darah.

Salah seorang adik saya melapor bahwa gula darahnya tinggi sampai 300 mg%.

Keluhannya terutama rasa mengantuk saja.

Setelah saya check gula darahnya 231 mg%,setelah saya terapi laser turun menjadi 137 mg %.

Menurut seorang pakar laboratorium metode yang saya pergunakan untuk mengecek gula darah cukup akurat.Foto yang saya tampilkan ini asli dari tampilan layar alat yang menunjukkan angka gula darah pasca

terapi laser.Pasien diambil darah pra dan pasca pengobatan.

Tidak lama lagi alat penusuk jari untuk mendapatkan spesimen darah tidak memerlukan jarum tetapi cukup menggunakan laser sebagai pengganti jarum.Selain tidak nyeri tidak perlu menggunakan bahan antiseptik seperti alkohol karena laser mensterilkan area penusukan.

Kamis, 05 Juli 2007

LASER UNTUK DIABETES MELLITUS

Prof.Leonardo Longo adalah nama yang saya kenal di pertemuan World Association of Laser Societies,Tokyo,November 2005.Tokoh yang satu ini dikenal dengan pelbagai penelitian dibidang laser medicine &surgery dan organisator dan praktisi laser yang ulung.
Setiap tahun menyelenggarakan Laser Florence yang diikuti oleh para peserta dari seluruh penjuru dunia.Di Florence, Italia ada Institut of Laser Medicine,suatu lembaga yang menangani masalah pendidikan dan pelatihan dalam bidang kedokteran laser.
Mungkinkah kelak akan muncul spesialisasi khusus kedokteran laser?
Prof.Leonardo Longo dkk.telah melakukan penelitian untuk aplikasi laser dalam penanggulangan masalah diabetes mellitus.
Penanggulangan komplikasi diabetes mellitus pada retina mata,telinga,jantung,kaki dan tangan(ulkus ) membuahkan hasil yang bermakna.
Para pengambil keputusan dalam bidang pelayanan medik tinggal "memencet tombol" untuk meletakkan laser dalam mainstream pelayanan kesehatan.