Tampilkan postingan dengan label fuda cancer hospital. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fuda cancer hospital. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Juli 2008

PENANGGULANGAN KANKER DI GUANGZHOU





Kedatangan kami di Guangzhou,Cina disambut udara panas yang menyengat di siang hari Senin,21 Juli 008.
Perbedaan waktu Jakarta dengan Guangzhou adalah 1 jam lebih cepat di Guangzhou.
Tujuan kedatangan sejumlah dokter ahli dari berbagai disiplin dan perawat dari Jakarta di Guangzhou adalah untuk melihat dan mempelajari pelbagai modalitas diagnosis dan penanganan penyakit kanker yang dilakukan di Fuda Cancer Hospital dibawah pimpinan Prof.Xu .
Dibawah kepemimpinan Prof Xu,rumah sakit ini telah menjadi magnet yang menarik ribuan penderita kanker dari daratan China dan pelbagai penjuru dunia,termasuk Indonesia.Kebanyakan pasien yang datang berobat adalah penderita kanker dalam stadium lanjut yang di negara asalnya,oleh dokter yang menangani telah dinyatakan tidak mungkin disembuhkan. Lebih dari separuh pasien berasal dari berbagai wilayah Indonesia.
Atas permintaan dan undangan Prof.Xu,penulis blog ini mendapat kehormatan menyampaikan presentasi makalah The Role of Laser in the Tumor and Cancer Management pada Seminar Nasional Teknik Terbaru Penanggulangan Kanker yang diadakan di Shenzhen.(26-27 Juli 2008)

Kamis, 24 Januari 2008

BERSATU MENANGGULANGI KANKER


Salah satu penyakit yang paling ditakuti adalah penyakit kanker.
Penyakit ini bisa mengenaik siapa saja dan menyebabkan penderitaan yang berkepanjangan bagi penderita dan keluarganya, menurunkan kualitas hidup penderitanya, mempengaruhi kondisi psikologis ,sosial dan ekonomis keluarga.
Ada terdengar pernyataan bahwa penyakit ini lebih banyak diperbincangkan daripada diobati dan disembuhkan.Deteksi dini adalah salah satu kunci sukses pengobatan.
Professor saya yang pernah saya tanya pada saat mengikuti pelatihan deteksi dini kanker di Jepang (1974)menyatakan bahwa kanker adalah salah satu cara orang untuk meninggal.
Sebagian dari puluhan ribu dokter Indonesia memiliki keahlian dalam menangani penyakit ini,namun masih diperlukan lebih banyak dokter yang mau melakukan penelitian dan mendidik dokter-dokter muda untuk menjadi ahli dalam penanganan penyakit ini.
Masyarakat luas dan pemerintah perlu bekerjasama menangani penyakit ini dengan memberikan dukungan dan menyusun kebijaksanaan yang memberikan kemudahan bagi tenaga kesehatan dan sumber daya terkait daalam bidang penidikan,penelitian dan pelayanan .Sumber daya yang ada harus dimanfaatkan se-efisien dan se-efektif mungkin.
Gambar menunjukkan penulis bersama Dr.Zhengping Liu (Fuda Cancer Hospital)di RS Gading Pluit.
Salah satu modalitas pengobatan kanker yang dikembangkan yaitu Photodinamic Therapy (Terapi Fotodinamik)untuk kanker menggunakan laser tenaga rendah dan obat(bahan kimia) yang disebut fotosensitizer .
Obat yang disuntikkan lewat pembuluh darah balik (intravena) atau diberikan secara topikal pada lesi superfisial akan diserap dan disimpan lebih lama pada sel kanker dibanding sel normal.
Dengan demikian diperlukan interval waktu untuk tindakan penyinaran.Penyinaran dengan laser dosis rendah ini bersama oksigen menghasilkan proses fotokimiawi secara selektif dan hanya akan merusak sel/jaringan kanker , tidak mempengaruhi sel normal.
Kemungkinan efek fotosensitisasi kulit yang terjadi pada pasca pengobatan dicegah dengan cara menghindari paparan sinar langsung pada pasien.
Teknik pengobatan fotodinamik ini telah diakui dunia internasional dan berkembang pesat berkat penelitian para ahli di pusat- pusat penelitian di seluruh dunia dan dapat diintegrasikan dengan modalitas lain dalam penanggulangan kanker.